Sementara itu, Kepala sumenep" class="inline-tag-link">Disbudporapar Sumenep, Moh. Iksan menjelaskan, bahwa Festival Jaran Serek ini sebagai salah satu upaya melestarikan kebudayaan dengan menjadikan Kota Sumenep menjadi titik sentralnya.

“Kesenian ini harus dilestarikan, terlebih juga ingin menarik wisatawan untuk berkunjung ke Sumenep ini," kata Iksan.

Tahun ini, dalam pelaksanaannya, Festival Jaran Serek diikuti oleh seluruh pemilik Kuda Serek se Kabupaten Sumenep.

“Kalau biasanya kan perorangan, berkelompok. Nah, saat ini seluruh pemilik Jaran Serek se Kabupaten Sumenep terkumpul disini,” pungkasnya.

Sekedar informasi, event yang diselenggarakan oleh sumenep" class="inline-tag-link">Pemkab Sumenep melalui Disbudporapar setempat ini diikuti oleh 60 kuda dari 10 kelompok saronen.