Pihaknya menyebut, untuk pelanggaran APK pemilu yang diturunkan Sumenep" class="inline-tag-link">Bawaslu Sumenep kebanyakan secara umum mengenai Penegak Perda.
Seperti halnya APK pemilu yang dipaku di pohon dan ditempelkan di tiang listrik menggunakan kawat besi.
Ahrari mengaku, Sumenep" class="inline-tag-link">Bawaslu Sumenep sejak 1 Januari 2024 sudah melakukan instruksi serentak melalui kegiatan 'Jumat Bersih'.
"Jadi setiap Jumat itu, kita bersih-bersih," kata Ahrari.
"Jadi mekanisme sebelum penurunan AKP pemilu pastinya ada koordinasi dengan partai politik maupun peserta pemilu," kata dia menambahkan.