Pemkab Sumenep melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat baru menyalurkan air bersih 1 kali saja.
Kebenaran ini dikatakan Halili pasca pihak BRI membantu dalam penyaluran air bersih sebanyak 4 tangki truk air di lokasi.
"Kemarin kami sudah diskusi bersama warga untuk membuat penampungan air bersih, hanya tinggal menunggu kekompakan warga saja," kata Halili.
Dia mengaku sudah berkirim surat kepada pihak kecamatan yang tembusannya ke kabupaten untuk meminta bantuan air bersih.
Sebab, di desa tersebut sudah 1 bulan mengalami krisis air dan kekeringan panjang. Di pun mengaku telah menerima keluhan dari sejumlah warganya itu.