"Mulai musim kemarau ini kami kesulitan air bersih. Saya mengucapkan terimakasih, bisa-bisa program ini terus berjalan seterusnya," ucap Surahma pada media.

Penyaluran air bersih ini disebutkan Surahma sering diterimanya, baik dari BRI maupun Pemerintah kabupaten (Pemkab) Sumenep.

Dari hasil keterangan warga, sebenarnya di dusun ini ada sumber mata air. Hanya saja, ketika musim kemarau tiba, mata air di dusun tersebut ikut mengering.

Kemudian, ada tandon air besar di dusun tersebut yang menyediakan air bersih bantuan dari Pemkab Sumenep.