SUMENEP, MaduraPost - Ketua Sumenep" class="inline-tag-link">LIPK Sumenep, Syaifiddin, menilai PT Garam tidak mampu secara maksimal mengelola lahan tidur ratusan hektar di sejumlah desa yang ada di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Selasa, 15 Agustus 2023.

Pasalnya, ratusan hektar lahan garam milik PT Garam itu hingga kini belum digarap sama sekali.

Diketahui, lahan tidur dapat diartikan sebagai lahan pertanian yang sudah tidak digunakan selama lebih dari dua tahun.

Lahan tidur umumnya merupakan sebuah bagian dari sistem peladangan berpindah di mana petani membuka hutan, menanamnya selama beberapa musim tanam, dan meninggalkannya untuk membuka lahan baru.

Lahan tidur milik perusahaan BUMN ini salah satunya berada di Desa Sendir, Kecamatan Lenteng, dan sejumlah desa lainnya di Kecamatan Gapura.