Iksan mengatakan, komunikasi dengan biro perjalanan wisata itu untuk memberitahukan kesiapan objek wisata di Sumenep saat dikunjungi Wisman pasca pandemi Covid-19.

Sekaligus, kata dia, untuk meyakinkan perwakilan biro perjalanan wisata internasional.

"Ini untuk meningkatkan angka kunjungan wisman ke Sumenep yang untuk sementara belum maksimal. Komunikasi dengan perwakilan biro perjalanan wisata internasional itu agar mereka membawa tamunya ke Sumenep lagi," kata Iksan pada sejumlah media, Sabtu (15/7).

Sesuai hasil evaluasi, angka kunjungan Wisman ke Sumenep pada tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19 mencapai ribuan orang, dan menjadi bagian rute wisata tamu biro perjalanan wisata internasional.