Sebab itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk melakukan pemetaan terhadap daerah-daerah mana saja yang rawan kekeringan atau kesulitan air bersih dan wabah penyakit akibat dampak musim kemarau.

“Sebelum itu terjadi, kami mendorong pemerintah daerah untuk melakukan sosialisasi pada warga daerah-daerah mana saja yang berpotensi rawan bencana kekeringan itu,” ujar Akis.

Menurutnya, sumenep" class="inline-tag-link">Pemkab Sumenep harus lebih mengoptimalkan ketersediaan sumber daya air dalam menghadapi musim yang rawan kekeringan tahun ini.

“Jadi semua elemen harus bersinergi, jika nanti terjadi kekeringan pada daerah terdampak. Maka pemerintah segera memberikan bantuan air, sehingga bencana itu bisa diantisipasi,” kata dia menegaskan.