Stop Kekerasan Pada Wartawan!

Secara pengertian, 'lawakan' biasanya dilakukan di kafe-kafe sebagai bentuk latihan atau open-mike. Beberapa komika melakukan pertunjukkan tunggal mereka di teater-teater atau gedung pertunjukkan.

Genre ini biasanya dibandingkan dengan 'lawakan' berkelompok (grup lawak), seperti grup Srimulat, Warkop DKI, Bagito, Patrio, atau kelompok lawak lainnya, meskipun pada dasarnya memiliki teknik yang serupa dengan format yang berbeda.***