"Bantuan BBM kisruh, Jaddung, Jaddung. Di data ada, ternyata tidak dapat undangan, kisruh, kisruh," kata seorang pria yang mengambil salah satu video yang beredar dan viral tersebut, Selasa (29/11).

Pada video tersebut terdengar pula masyarakat menuntut agar pihak Kantor PT POS mencairkan bantuan warga Desa Jaddung lebih dulu ketimbang penerima dari desa lain.

Bahkan, ada juga teriakan warga yang melarang pihak PT POS mencairkan bantuan milik penerima yang lain.

"Tidak boleh panggil (penerima) yang lain, harus Jaddung," cetus warga.

"Jaddung duluan," timpal warga yang lain.

Hal serupa juga diungkapkan pengambil video, dan tampaknya menjadi penerima bantuan.

"Harus selesai hari ini Jaddung, baik yang menerima undangan maupun yang tidak menerima undangan," ucapnya.