"Belum lagi kasus DBHCHT yang telah mengorbankan oknum pejabat, belum lagi kasus TPP ASN 2021 yang diduga ada penyelewengan uang negara dan penyalahgunaan wewenang yang sedang ditangani oleh Polda Jatim dan sebentar lagi akan naik penyidikan, itu semua merupakan indikasi awal bahwa Bupati gagal membuat pemerintahan yang bersih," tegasnya.
Senada disampaikan Zaini Wer wer, dia meminta Bupati Pamekasan segera menemui massa aksi.
"Silahkan keluar dan temui kami, kami akan bantu membersihkan nama Bupati dari selentingan info yang bias, yakni dugaan Gratifikasi kepada setiap OPD dalam rangka perjalanan Bupati ke Luar negeri beberapa waktu lalu," kata Wer wer
"Kami disini membawa Al-qur'an untuk bupati bersumpah dihadapan masyarakat bahwa Bupati tidak melakukan itu, silahkan kalau berani keluar temui kami," pintanya.