"Yang katanya ada Program E-Lorong, kalau ada jalan rusak tinggal di foto lalu dikirim ke nomor what's app khusus pengaduan maka akan datang petugas, ternyata itu hanya bualan semata alias omong kosong," ujar Abdus.

Sementara orator lain Rahem Gempar menagih janji bupati untuk mengakomodir perijinan dari setiap kegiatan tambang di Pamekasan.

"Dua tahun lalu, bupati dihadapan pegiat dan pelaku Tambang Galian C pernah berjanji akan mengakomodir ijin Tambang, namun hingga kini Janji itu lagi-lagi Dusta alias caca colo', sehingga mereka hanya dijadikan sapi perahan dan ATM oleh oknum yang bertanggung jawab," teriak Rahem.

Selain itu, Korlap aksi Basid Faam mendesak Bupati Baddrut Tamam untuk segera launching tempat PKL di eks RSUD Pamekasan.