“Meskipun teknologi dalam pembelajaran semakin canggih, namun manakala gurunya kurang berkualitas tentu saja pendidikan itu kurang bermutu,” kata Bupati Fauzi, Jumat (11/3).
Selain mentransfer ilmu pengatahuan, sambungnya, para guru wajib membangun karakter sebagai usaha untuk membina, memperbaiki dan membentuk tabiat, watak, sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti anak didiknya.
“Akibat kemajuan zaman tentu saja bisa mengubah karakter anak, sehingga selain para guru harus memberikan keteladanan dalam proses pendidikan,” terangnya.
Menurutnya, guru adalah penentu bermutu atau tidaknya suatu pendidikan, sehingga diharapkan para guru di lingkungan Pemkab Sumenep memiliki bakat, keahlian, dan mental yang baik.