Alasannya, karena melihat postur tubuh sapi persilangan yang jauh lebih besar daripada sapi Madura murni.
"Hal ini menjadi kekhawatiran kita akan keberlangsungan pelestarian plasma nutfah sapi Madura tersebut," ujar Arif.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep pada tahun ini akan menjadikan wilayah di Kecamatan Guluk- Guluk, Ganding, Lenteng dan Pasongsongan dalam satu sebutan, yaitu 'Lu Ganteng Pa'.
Daerah ini nantinya menjadi sumber bibit untuk pengembangan pemurnian galur sapi Madura yang dikelola secara modern. Dimana, pemilihan empat Kecamatan tersebut didukung oleh jumlah populasi sapi Madura yang cukup besar.
Pihaknya berharap, dengan terbentuknya wilayah 'Lu Ganteng Pa' akan menjadi sentra sumber bibit Madura unggul yang nantinya mengembangan sapi Madura sebagai plasma nutfah.