"Kejadian itu memang betul terjadi mas, cuma orangnya sudah saya skorsing sebelum pedemo kesini minta hal itu diskorsing. Makanya saya berani ngomong lantang seperti itu kepada teman-teman pendemo tadi," tuturnya.
Terus perihal dugaan pungli sebesar Rp 200.000,00 yang diduga dilakukan oleh pihak PDAM saat pengiriman melalui tangki. Ia menegaskan kalau seperti hal yang disampaikan teman-teman tersebut tidak benar.
"Itu tidak benar mas, dan tangki air yang turun ke jalan dari Kabupaten itu banyak mas. Itu bahaya mas kalau seperti itu, kami sangat tidak berani. Sekali lagi saya tegaskan itu tidak benar," tegasnya.