Kemudian, Juma'i kepada Kepala PDAM Pamekasan Agus yang langsung menemuinya (peserta aksi, red) mempertanyakan subsidi dari APBN, CSR PDAM serta mempertanyakan bagaimana pihak PDAM dalam menghitung atau menentukan tarif dari setiap pelanggan sementara meter air banyak yang rusak.
"Bagaimana Bupati Pamekasan masih mempertahankan pimpinan PDAM Pamekasan yang sekarang sudah dianggap pensiun dan masih diangkat atau menjabat sebagai Plt di PDAM, sementara kinerjanya (pihak PDAM Pamekasan, red) kurang baik dan tidak produktif, ada apa ini?," Tanyanya.
Sementara itu, Kepala PDAM Pamekasan H. Agus saat dikonfirmasi di ruang kerjanya menjelaskan, kalau apa yang dilakukan oleh pengunjuk rasa itu merupakan bagian dari demokrasi dan dirinya berjanji akan memperbaiki apa yang menjadi tuntutan massa aksi.
"Terus oknum yang bertindak seperti apa yang dituntut oleh teman-teman itu sebelumnya sudah saya skorsing, dan saya sudah tegaskan jangan main-main dengan pelanggan," jelasnya.
Ia kembali menegaskan kalau oknum penagih uang PDAM yang kata pendemo uang hasil tagihannya atau rekeningnya beberapa bulan tidak disetorkan ke PDAM itu, jauh-jauh hari sebut dia sudah diskorsing.