PAMEKASAN, MaduraPost - Pada tanggal 7 Agustus 2021 kemaren, sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata 2021 (AMK) dari Universitas Islam Madura (UIM) menggelar aksi demonstrasi di kampusnya yang berlokasi di Desa Betet, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Madura
Dalam aksinya, mereka menuntut adanya transparansi alokasi dana KKN 2021, memecat status Dewan Pembina Lapangan (DPL) apabila mengancam peserta KKN dan segera bentuk kebijakan tentang fasilitas KKN tanpa melihat kondisi apapun.
Junaidi selaku Korlap Aksi dalam orasinya menyampaikan, kalau pihaknya tidak serta merta melakukan turun jalan melakukan aksi, akan tetapi pihaknya melakukan aksi itu dikarenakan tidak menemukannya solusi waktu negosiasi saat audiensi pertama ditambah audiensi kedua tidak ditemui oleh pihak Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M).
"Saat kita negosiasi menghasilkan beberapa kesepakatan yang kemudian dinodai oleh salah satu pihak LP2M," ujarnya.
Kemudian Korlap Aksi yang lain Wadud juga menyampaikan, kalau pihak birokrat kampus harus diberantas yang kebijaksanaannya sewenang-wenang.