"Sikap diskriminatif yang di lakukan oleh pihak LP2M dan ancaman yang dilakukan DPL terhadap peserta KKN yang tidak bisa diberikan toleransi," katanya.
Sementara Iswahyudi selaku Ketua LP2M di depan demonstran mengatakan, kalau pihaknya tidak tahu-menahu soal beberapa DPL yang mengancam terhadap peserta KKN. Kemudian kata dia, Untuk kesepakatan saat audiensi pertama yang dinodai oleh salah satu pihak LP2M yang dampaknya target pembuatan fasilitas jaket (simbolic KKN) tidak sesuai yang di inginkan.
"Kami akan menindak lanjuti terhadap orang yg telah bersikap kesewenang-wenangan tersebut," pungkasnya.
Menambahkan apa yang disampaikan oleh Ketua LP2M, Supandi selaku Wakil Rektor 3 UIM menuturkan, pihaknya hanya melakukan serta menjalankan kebijakan yang telah ada. Tatkala ada kebijakan yang menguntungkan salah satu pihak sebut dia, pihaknya akan koordinasikan dulu.