Lanjut kemudian, mahasiswa UNIBA Madura tersebut memberitahu bahwa kakek Suki tidak merespon panggilan mereka.

"Tetangga memberitahu kami bahwa sekitar lima hari yang lalu, kakek Suki mengeluh sakit, akhirnya tetangga sekitar bersama rombongan IPNU IPPNU mendatangi rumah almarhum untuk memastikan apakah kakek Suki masih hidup atau tidak," ujarnya, menceritakan panjang lebar.

Sebab was-was, akhirnya keenam mahasiswa mahasiswa tersebut kembali ke rumah kakek Suki, untuk mengecek kondisi si kakek ke dalam rumah. Benar saja, setelah membuka pintu rumah si kakek, ternyata telah meninggal dunia.

Melihat dari kondisi jasadnya, sambung Sugiyanto, kemungkinan kakek Suki meninggal sekitar empat hari yang lalu, namun baru ditemukan.

"Tubuh almarhum waktu itu dikerumuni lalat, kami dengan yang lain takut tidak berani masuk ke rumah kakek Suki," akuinya