Selain itu, Abdus Marhaen Salam juga mengatakan, kalau Bupati telah membohongi janjinya sendiri pada saat kampanye dulu.
"Pada saat kampanye dulu Bupati Baddrut Tamam mengatakan tidak boleh ada lagi harga tembakau murah milik rakyat. Tapi pada faktanya sampai sekarang harga tembakau masih mencekik para Petani tembakau," terang Abdus Marhaen Salam yang juga merupakan Ketua FAMAS.
Seperti di pemberitaan sebelumnya, anggota komisi II DPRD Pamekasan Ismail A Rahim S.ag menyampaikan, bahwasanya rapat di Pendopo terkait tembakau kemaren itu hanya menyampaikan serapan saja.
"Jadi begini, rapat di Pendopo kemaren hanya menyampaikan serapan saja, tidak menyampaikan masalah harga-harga itu, makanya saya agak kecewa berat itu, mestinya mau dibeli harga tertinggi berapa tembakau itu, nah ini kemaren itu belum," tuturnya. (Mp/nir/uki/kk)