SUMENEP, MaduraPost - Mengejutkan. Tersiar kabar jika Camat Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur diduga mencoba mengintervensi beberapa perangkat Desa Lapa Laok untuk memundurkan diri secara terhormat.
Hal itu dibeberkan oleh Siddeki (26), warga Dusun Buraja, RT 011/RW 004 yang menjabat sebagai Kepala Dusun (Kadus) Buraja. Dia mengatakan, bahwa dirinya dan tiga perangkat Desa Lapa Laok lainnya dihasut Camat Dungkek untuk berhenti secara baik-baik.
"Pak Camat itu bilang kepada kami, dari pada diberhentikan secara tidak terhormat lebih baik memundurkan diri," ungkap Siddeki, pada Madurapost.id, Kamis (20/8).
Dalam perbincangan Camat Dungkek bersama Siddeki, Mahdawi (50), warga Dusun Buddi, RT 006/RW 002, yang menjabat sebagai Kadus Buddi, Bisri (51), warga Dusun Bujaan, RT 004/RW 001 Kepala Seksi (Kasi) Pemdes Lapa Laok, diuraikan bahwa hasutan Camat sampai merujuk pada persoalan gaji tiga orang perangkat tersebut.
"Bahkan Camat sempat bilang, jika kami memundurkan diri maka gaji saya akan tetap dikasih. Kalau diberhentikan, maka gaji tidak akan dapat gaji," bebernya.