PAMEKASAN, Madurapost.id - Diduga ada salah seorang oknum dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang memback-up terkait persoalan pemotongan uang PKH yang diduga dilakukan oleh pendamping PKH Desa di Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan.

Dari informasi yang dihimpun oleh Madura Post, oknum anggota LSM itu menawarkan sejumlah uang kepada Ketua GEMPUR Zainal Seninggih, akan tetapi sejumlah uang tersebut ditolak.

Uang yang ditawarkan oleh oknum anggota LSM itu diduga dari salah satu pihak  yang tujuannya untuk menghentikan langkah-langkah GEMPUR dalam menindaklanjuti persoalan tersebut.

Zainal Seninggih mengakui jika beberapa hari yang lalu dirinya ditawarkan sejumlah uang oleh salah seorang oknum LSM agar menghentikan langkahnya.

"Beberapa hari yang lalu saya dikagetkan oleh salah seorang oknum LSM yang tiba-tiba menawarkan sejumlah uang kepada saya, yang mana tawarannya itu agar saya menghentikan langkah-langkah saya dalam mengawal persoalan PKH tersebut, akan tatapi saya tolak," ungkapnya, Kamis (20/08/2020).