"Tapi nyatanya berbalik, Kades malah bertindak sewenang-wenang, serta dapat memecah belah keharmonisan sosial. Saya sebagai pemuda Desa Lapa Laok, menilai Kades tidak progres. Tidak bisa mencerdaskan dan memberikan pendidikan politik pada masyarakat," tukasnya.
Sampai berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemdes Lapa Laok. Sebab saat dihubungi melalui sambungan selularnya oleh media ini, Kades Lapa Laok, Imam Ghazali tidak aktif.
Sementara dikonfirmasi terpisah, Camat Dungkek, Moh. Zaini, terkesan tak ingin berkomentar banyak tentang perkara tersebut (No coment).
"Kalau perkara itu langsung ke Pemdes Lapa Laok," singkatnya, saat dikonfirmasi melalui telfon. (Mp/al/rus)