Tiwi juga mengatakan, bahwasannya hal itu harus benar-benar untuk belajar, bukan untuk main game dan yang lainnya.

"Dalam hal ini Alhamdulilla hampir setiap hari ada siswa yang belajar dengan menggunakan Wifi di rumah saya ini, dan

kebanyakan siswa yang belajar disini mulai pagi sampai siang hari, namun juga tidak menutup kemungkinan pada malam hari," jelas Mahasiswi tekhnik sipil Universitas Madura.

Selain itu ia mengatakan, kalau dirinya hanya ingin membantu meringankan beban orang tua siswa yang kesulitan untuk membeli paket kuota.

"Semoga apa yang kami lakukan ini bisa bermanfaat bagi sesama. Alhamdulillah di RT. 02/RW 07 sudah ada 3 rumah warga yang menyediakan Wifi gratis bagi siswa untuk belajar daring, dan Alhamdulillah Kantor kelurahan juga sudah menyediakan Wifi gratis bagi siswa untuk belajar," tutur Tiwi yang juga merupakan anak dari Lurah Gladak Anyar tersebut. (Mp/nir/uki/kk).