SUMENEP, MaduraPost - Anggota komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, merekomendasikan Wirausahawan Muda Sumenep (WMS) untuk me-review jika tidak ada progres bagi kemajuan ekonomi di kota berjuluk keris ini.
Sebab, komisi II DPRD Sumenep menilai apabila ruang gerak WMS sejauh ini belum bisa dirasakan maksimal oleh masyarakat.
Apalagi, Dinas Koperasi Usaha Micro Kecil dan Menengah (UMKM) Sumenep yang menjadi leading sector, belum bisa memberikan database secara valid untuk ke-valid-tan data.
"Kegiatan ini kayak ruang gelap, kita tidak pernah bisa masuk. Setiap kali kita minta Tanda Daftar Perusahaan (TDP) dengan Dinas Koperasi, mereka tidak pernah memberikan fakta data dari hasil dan pelaksanaan WMS," kata Holik, anggota komisi II DPRD Sumenep, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/7).
Dia menyebut, saat anggota komisi II DPRD Sumenep datang menemui Dinas Koperasi dan UMKM, untuk mendapatkan database peserta, pihak Dinas Koperasi terkesan tertutup.