"Mereka tidak terbuka. Beberapa kali minta database peserta, disana sering bilang tidak ada. Ya itu alasannya, belum ada kompilasi dari penyelenggara," kata Holik.

Program unggulan Bupati dan Wakil Bupati ini seakan terancam dibubarkan. Sebab pihaknya akan segera melakukan tindakan review tahun 2020 untuk keberlangsungan WMS tersebut.

"Kita merekomendasikan untuk yang tahun 2020 harus di review. Kalau memang tidak ada progres perbaikan secara managerial, baik penyelenggara maupun pengrekrutan peserta, ya tidak usah dilaksanakan," tegas.

Hingga saat ini, pihaknya aka melakukan rapat internal dan pemanggilan terhadap Dinas terkait. Utamanya dalam temuan komisi II DPRD Sumenep tersebut.