Dengan demikian, kata Nisan, publik tidak sembarang menjustufikasi kalau mobil tersebut sembarang beroperasi. Sehingga tidak ada kesan miring jika menjumpai mobil sehat dijalanan atau di suatu tempat dicurigakan tanpa memuat orang yang meminta pertolongan kesehatan.
"Sekalipun mobil digunakan dalam kondisi tidak memuat orang sakit, masyarakat tidak bisa menuding kendali mobil sigap seenaknya dioperasikan desa. Kalau curiga mending temui pemerintah dan catat nomor polisinya," sarannya.
Sebelumnya, mobil sehat bantuan Bupati Pamekasan yang bertulis SIGAP mendadak viral di sosmed. Penyebabnya sejumlah mobil sigap tersebut diduga beroperasi tidak sesuai peruntukannya.
Di antaranya, dijumpai berada di Pelabuhan Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, dan di sebuah lapangan bola di Kecamatan Pademawu. Mobil sigap yang dijumpai di pelabuhan diduga dibuat jalan-jalan menikmati indahnya pantai. Semantara yang berada di lapangan diduga dibuat belajar mengemudi.