"Bangunan yang lama sudah rusak sebelum ditempati, Lalu buat apa bangunan baru," Kata Khairul. Rabu (08/07/2020).
Khairul mengatakan bahwa dirinya sudah melakukan kordinasi dengan para pedagang yang ada di Pasar Pakong terkait hal tersebut.
"Bersama masyarakat, Kami akan mengirim surat kepada Bupati, DPRD Pamekasan, Termasuk juga ke Kementrian Perdagangan Republik Indonesia untuk menunda proyek tersebut," Imbuh Khairul.
Sebagaimana diketahui, Pasar Pakong termasuk pasar rakyat non prototipe yang mendapat anggaran pembangunan sebesar Rp 3 Miliar dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.