Sementara itu, Kepala Desa Branta Pesisir Agus Istiklal pada saat dikonfirmasi oleh pihak media mengatakan, dengan menggunakan batu bata itu secara aplikasi dan teknis dilapangan sudah sesuai dengan Rancangan Anggaran Belanja (RAB).

"Dengan menggunakan batu bata putih itu terlihat lebih rapi, selain memang sudah disesuaikan dengan RAB, selain itu dari segi penataan dan proses pekerjaannya lebih efektif," tuturnya.

Disoal terkait pondasi dasar, Agus Istiklal mengatakan, kalau dirinya lebih faham masalah kondisi tanah di Desanya itu.

"Kalau masalah pondasi kami lebih faham tanah disini, yang pertama tanah dilokasi proyek itu tidak bergerak, dan yang kedua tanah itu sudah melalui proses pengerasan secara berkala. Maka oleh karena itu secara testur saya bertanggung jawab," dalihnya.

Kemudian dia menambahkan, kalau nantinya bermasalah atau tidak, yang terpenting dirinya sudah mengerjakan dengan apa yang dirinya tulis di RAB.