Jika memang BUMDes Mutiara Tanjung benar-benar aktif dalam keorganisasiannya, sambung Hendri, lantas kantor BUMDes yang berlokasi di Pasar Desa Tanjung hingga saat ini tidak ada aktifitas.

"Apalagi pasar Desa sudah terbangun sejak tahun 2018, kenapa sampai saat ini belum ada tanda-tanda bahwa pasar akan dimanfaatkan. Sehingga pasar yang saat ini di pinggir jalan selatan pelabuhan Tanjung cepat ditertibkan agar jalur lalin bisa lancar," timpalnya.

Kemudian, dia memaparkan, bahwa masyarakat ingin tau proses dan realisasinya serta pertanggungjawaban anggaran BUMDes dengan jelas.

"Anggota BUMDes berinisial Z, warga Dusun Nonggunong, yang berprofesi sebagai nelayan setiap hari bekerja melaut menangkap ikan rajungan, tidak masuk kantor, sehingga BUMDes hanya dilihat oleh masyarakat adalah pengurus inisial M seorang. Dan itupun sibuk dengan melayani orang pinjam kredit, pengambilan PKH dan pengambilan BPNT di Brilink," paparnya.