SUMENEP, MaduraPost - Lagi-lagi warga Desa Tanjung Odi, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menuding dana pembangunan Kantor Bumdes diambil alih oleh Pemerintah Desa (Pemdes) setempat sebesar Rp.100.000.000,- yang dibangun pada tahun 2017.

Sedangkan anggaran yang turun sebesar Rp.50.000.000,- pada tahun 2017 untuk dana modal Brilink dicurigai bukan atas nama BUMDes dengan nama Mutiara Tanjung tersebut.

"Malahan atas nama pribadi oleh pengurus BUMDes inisial M yang memanfaatkan uang tersebut," ungkap Hendri (28), warga Dusun Tanjung, Desa setempat, saat dikonfirmasi media ini, Kamis (2/7).

Dia mengatakan, bahwa pernyataan Ketua BUMDes Mutiara Tanjung yang menyatakan selalu aktif beraktifitas di kantor BUMDes tidaklah benar.

"Sangatlah bohong, sebab dia adalah seorang guru yang mengajar di Sekolah MTsN Tanjung dan juga sebagai guru sertifikasi di Lembaga swasta Ponpes An- Najah, Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan" bebernya.