SUMENEP, MaduraPost – Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengusulkan guru swasta khususnya non sertifikasi mendapat bantuan sosial (Bansos) covid-19. PERGUNU menganggap guru swasta tersebut juga terdampak penyebaran virus, sehingga perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah.
Selain guru swasta, PERGUNU juga mengusulkan agar guru diniah dan guru ngaji mendapatkan bantuan sosial serupa. Di masa pandemi seperti saat ini, pendapatan mereka juga menyusut.
Ketua PC Sumenep" class="inline-tag-link">PERGUNU Sumenep, Mohammad Sholeh, mengatakan banyak guru swasta yang mengharapkan bantuan pemerintah. Ketika PERGUNU membagikan sembako bagi guru swasta, mereka sangat kegirangan karena merasa mengurangi beban. Hanya saja Sholeh menyebut tidak semua guru mendapatkan sembako tersebut, sebab terkendala keterbatasan logistik.
“Guru swasta, guru diniah dan ngaji merupakan masyarakat yang juga ketiban dampak penyebaran covid-19. Mereka perlu mendapatkan perhatian pemerintah,” kata Sholeh, Selasa (19/5/2020).
Menurut dia, Sumenep memiliki banyak anggaran terkait penanganan covid-19. Ia berharap pemerintah peka terhadap, sehingga beban ekonomi guru swasta, diniah dan guru ngaji berkurang. Sebab bagaimana pun, menurut dia, mereka sudah membantu kerja pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.