“Artinya ada warga Sampang yang pergi ke zona merah lalu kembali ke Sampang, dan ada yang datang ke Sampang dari Zona merah yang membawa virus,” tambah H. Idi.

“Kalau A ini yang positif kebetulan dia di anterin, karena ada nikahan trus ada saudaranya yang datang dari Pontianak dan Surabaya menginap disini, selang beberapa hari si A ada keluhan,” imbuhnya.

Sementara itu Plt Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang Agus Mulyadi mengatakan, lambatnya hasil tes swab yang ia terima dikeranakan telatnya yang dari pihak RS di Surabaya.

“Karena disana sudah overload pasien corona,” papar Agus.