PROBOLINGGO, MaduraPost - Sempat beredar di sosial media (sosmed) sebuah postingan beberapa foto dua pria bertelanjang dada dengan caption terjadi hubungan sesama jenis yang dilakukan seorang oknum polisi di Probolinggo" class="inline-tag-link">Polres Probolinggo dengan seorang pria.

Foto-foto itu sempat diposting oleh akun facebook “Bayuangga Probolinggo” ke beberapa grup Facebook, hari Senin (13/04) lalu dengan tagar Probolinggo" class="inline-tag-link">Polres Probolinggo dan polsek jajaran. Namun pada hari ini Rabu (15/04/2020) postingan tersebut sudah tidak dapat diakses lagi.

Berikut caption postingan yang diunggah oleh akun Facebook Bayuangga Probolinggo:

“Saya minta bantuan saya sudah tidak kuat di ancam orang ini namanya Bpk. xxxxxxxx bagian xxxxx di Probolinggo" class="inline-tag-link">polres probolinggo pernah menjanjikan saya akan menjadi seorang polisi dan mobil sehingga saya mau di ajak bersetubuh dengannya bukan 1 dan 2 kali sudah berkali kali tapi tdk ada janji yang masih belum di penuhi, saat tadi siang jam 12:00 saya datangi ke Probolinggo" class="inline-tag-link">polres probolinggo untuk meminta yg di janjikan saya di usir, di ancam dan di usir… Kalau saya melapor dia bilang akan membunuh saya… Sekarang semua kontak saya di blokir dan saya jadi takut untuk keluar rumah saya depresi… Tolong bantuannya (emoticon menangis) dan di bawah ini bukti bahwa dia pernah melakukan hubungan sex dengan saya (emoticon menangis).”

Kapolres Probolinggo AKBP. Ferdy Irawan, merespon kasus postingan di media sosial yang mencatut seorang oknum kepolisian, atas dugaan penipuan dan persetubuhan sesama jenis tersebut.