Adapun kebutuhan komoditi yang dijual di pasar murah terdiri dari beras premium 5 Kilogram (Kg), minyak 2 liter, gula 2 kg, dan kecap ukuran 225 Milimeter (Ml). Empat macam komoditi tersebut semua disubsi sekitar 30 persen.

“Yang kami sediakan di setiap titik ada 500 paket,” terangnya.

Berikut perubahan harga paket komiditi di pasar setelah setelah di subsidi.

Harga gula pasaran Rp 18 sampai 20 ribu rupiah setelah disubsidi menjadi Rp 12 ribu sampai sampai 13 ribu rupiah per kg, beras premium 5 kg Rp 56 ribu rupiah menjadi 40 ribu rupiah, dan minyak 2 liter Rp 26 ribu rupiah dijual Rp 18 ribu rupiah. Dengan demikian, Pemkab Sumenep menggelontorkan dana subsidi komoditi pasar murah sebesar Rp 312 juta.