SUMENEP, MaduraPost - Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di desa Dasuk Laok Kecamatan Dasuk Kabupaten Sumenep menuai kontroversi tokoh dan masyarakat setempat.
Selain tidak Transparan, Pemilihan anggota BPD diduga telah dimonupoli oleh Kepala Desa dan Perangkat desa yang inten membantu Kepala Desa Pada Saat pelaksanaan Pilkades tahun 2019 Kemaren.
Demikian disampaikan MH (inisial) salah satu warga setempat yang mengatakan bahwa banyak kejanggalan yang terjadi dalam proses seleksi calon anggota BPD di Desanya.
Mulai dari proses sosialisasi yang sangat minim tentang adanya pemilihan anggota BPD, serta berkembangnya isu bahwa orang-orang yang akan menduduki anggota BPD sudah diatur sedemikian rupa agar hanya kerabat kepala desa yang mendapatkan posisi tersebut.
"Saya kaget, karena sosialisasi saja belum ada, tahu-tahu ternyata kabarnya proses pendaftaran sudah di tutup. Sehingga orang-orang yang mendaftar hanya terdiri dari family dekat serta tim sukses Kepala Desa waktu Pilkades kemaren. Kata MH. Sabtu (14/03/2020).