BANGKALAN, MaduraPost - Sebanyak 25 orang warga Dusun Sekar Bungoh, Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Bangkalan, mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat, Kamis (5/3/2020).

Kedatangan mereka untuk melakukan musyawarah pembayaran pembelian lahan yang telah disepakati sebelumnya. Yakni untuk membangun Islamic Science Park (ISP) dan wisata pesisir di daerah tersebut.

Namun, sebagian besar warga merasa dirugikan dan tidak menyetujui musyawarah ini. Pasalnya, tanah dan bangunan di atasnya akan ditukar dengan harga yang menurut warga terlalu rendah, bahkan jauh dari harga yang mereka inginkan.

Sumar (62), salah satu warga memiliki rumah berukuran 10×11 meter dengan dua lantai mengungkapkan, pada saat membangun rumah tersebut dirinya menghabiskan dana hampir mencapai Rp 1 miliar. Namun oleh pihak BPWS hanya dibeli setengah harga. “Saya ini bangun rumah saja hampir habis 1 miliar, belum tanahnya. Lha ini kok malah mau dibeli setengahnya,” tuturnya, Kamis (5/3/2020).

Hal senada juga dikatakan oleh Hamsa. Dirinya mengaku memiliki lahan seluas 916 meter persegi dengan banyak bangunan dan pohon di atasnya. Namun, menurut Hamsa, lahan tersebut ditukar dengan nilai yang tak sesuai.