SUMENEP, MaduraPost - Mendekati musim tembakau, Majlis Pemuda Revolusi (MPR) Madura Raya mempertanyakan program Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (Dispertahourtbun) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Kurang lebih tiga bulan kedepan, diketahui, Kabupaten yang berada diujung timur Madura ini akan memasuki musim tanam tembakau bagi para petani.
"Hasil tembakau petani kita harus berkualitas tinggi supaya harga menjadi mahal, dan petani tidak rugi." ungkap Sutrisno, Koordinator MPR Madura Raya pada awak media, Jumat (28/02/2020).
Dia menjelaskan bahwa, Sumenep" class="inline-tag-link">Dispertahourtbun Sumenep telah mencanangkan program untuk pertanian, yakni program pembibitan dan program sekolah lapang. Maka, dua program itu harus dilaksanakan dengan efektif dan maksimal.
Tidak hanya itu, dia juga mempertanyakan terkait kelangkaan pupuk yang sering dihadapi petani. Saat gelar audiensi bersama Dispertahourtbun, Kamis (27/2), kemarin, mereka meminta Dinas terkait serius merealisasikan program-program yang sudah dicanangkan, serta harus turun ke petani melakukan pendampingan.