Pantauan MaduraPost dilokasi, kondisi di jalan tersebut sangat memprihatinkan. Selain seluruh bagian badan jalan hancur dan aspal mengelupas tidak berwujud. Warga, harus ekstra berhati-hati melintasi ruas jalan tersebut apabila tidak ingin mengalami musibah.

Kerusakannya sudah bertahun-tahun sejak dibangun belum pernah ada perbaiakan. Terlebih, pada musim kemarau debu jalan beterbangan hingga masuk kedalam rumah warga dan apabila musim hujan jalan ini becek dan licin.

Sudah beberapa kali terjadi kecelakaan tunggal yang menimpa warga setempat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Yang parahnya, korban kecelakaan tunggal itu kebanyakan anak-anak sekolah yang hendak melintas.

Menyikapi hal tersebut, Warga pun memperbaiki jalan yang hancur tersebut dengan membeli pasir batu (sirtu) secara swadaya, dengan ikhlas warga memperbaikinya.