“Saya belum tau pasti mas, tapi yang jelas ketika kami ngirim ke surabaya harga sangat turun drastis tidak sesesuai dengan harapan,” imbuhnya.
“Kami berharap pemerintah bisa menstabilkan harga jual cabe jamu ini, agar petani sejahtera dan pedagang kecil seperti saya ini bisa mendapatkan keuntungan,” pungkasnya.
Ditemui terpisah di ruangannya, Kepala Dinas Pertanian melalui Kabid Perkebunan mengatakan, anjloknya harga cabe disebabkan karena ada pedagang yang menjual dagangannya dengan cara nakal.
“Ada salah seorang pedagang yang mencampur cabe jamunya dengan bunga buah kelapa,” katanya, Senin (20/1/2020).
“Memang tidak semua curang, akan tetapi satu saja yang ketahuan curang seperti itu akan berpengaruh pada pedagang yang lain,” tuturnya. (mp/ron/rul)