Wakil Bupati Bangkalan Sampaikan Penyusunan LKPJ 2018

Avatar
Wakil Bupati Bangkalan menyampaikan LKPJ. (Foto: Khoiron/Biro Bangkalan)

BANGKALAN, Madurapost.co.idPemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Wakil Bupati, Moh. Muhni menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2018 di hadapan anggota DPRD setempat.

LKPJ yang disampaikan Wabub tahun anggaran 2018 ini tidak ada masalah apa-apa hanya saja kata mantan kadis pendidikan itu penyusunan LKPJ ada yang unik. Sebab, penyusunan yang dilakukan ada mantan bupati Makmun Ibnu Fuad, PJ Bupati I Gusti Ngurah Setiabudi Ranuh dan juga bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron.

BACA JUGA :  5 Pasien Baru Terpapar Covid-19 di Sumenep Diantaranya Berasal Dari Perusahaan

“Tidak ada masalah apa-apa, cuman penyusunan LKPJ melibatkan mantan bupati dan pak PJ I Gusti Ngurah Setiabudi Ranuh, tapi tim ini sudah berhasil menyusun dengan baik,” ucap Wabub Muhni usai paripurna DPRD Bangkalan. Selasa (26/03/2019).

Tetapi, Muhni juga menyampaikan bahwa ada yang belum maksimal. Dirinya memberikan contoh jika ada kegiatan proyek tidak terserap karena adanya efisiensi.

BACA JUGA :  Pertanyakan Efektivitas Kinerja Legislatif, Ide@ Demo Kantor DPRD Pamekasan

“Jika misalnya ada kontrak seharga 10 juta, tentu yang dimenangkan yang menawarkan harga dibawahnya dengan kualitas tertentu, namun secara umum LKPJ ini sudah optimal,” jelasnya.

LKPJ yang disampaikan oleh Muhni itu meliputi pendapatan daerah tahun anggaran 2018, Rp. 2.071.928.257.959,40 dan terealisasi Rp. 2.074.411.904.751,02 atau sekitar 100,12%.  Sementara target pendapatan daerah (PAD) tahun 2018 Rp. 225.239.028.383,40 dan terealisasi Rp. 239.513.792.916,41 atau sebesar 106.34%.

Sementara target dana perimbangan Rp. 1.354.316.585.691,00 baru terealisasi Rp. 1.344.825.042.010,00, atau sebesar 99,30%. Sedangkan target pendapatan daerah lain yang sah Rp. 492.372.643.885,00 dan baru terealisasi Rp.490.073.069.824.61 atau mencapai 99.53%.

BACA JUGA :  LPMP Jatim Tegaskan Kepala Sekolah Harus Bersertifikat

Menurut Muhni perbandingan antara target dan realisasi sisi pendapatan tahun 2018 antara realisasi pendapatan lebih besar dibandingkan target yang telah ditargetkan. Namun dirinya menunggu hasil pembahasan dari setiap masing-masing komisi.

“Kita menunggu hasil pembahasan dari masing-masing komisi, kita juga menunggu jadwal dari DPRD,” jelasnya. (mp/oir/zul)