Viral, Warga di Sampang Nekat Mengaku Mati Suri, Kini Harus Berurusan Dengan Polisi

Avatar
Foto: Screenshot Video saat roby anjal mengaku terbangun setelah mengalami mati suri

SAMPANG, (Madurapost.co.id) – Kabar adanya mayat hidup kembali (Mati Suri) di wilayah Sampang, Madura, Yang sempat viral di media sosial (Medsos) beberapa minggu terakhir ini ternyata berita dusta (Hoax) semata,

Video yang berdurasi -+4 Menit 49 Detik ini sempat beredar dan ramai di media sosial, dalam video amatir yang direkam oleh salah seorang warga disebutkan bahwa Pria bertubuh tegap tersebut meninggal dunia  namun sebelum meninggal pria berambut gondrong tersebut berpesan kepada keluarganya agar mayatnya di bawa ke kediaman Alm. Kh. Alawi Pondok Pesantren Attaroqi Karongan Sampang, namun saat semua warga yang menunggu dan berkumpul tiba-tiba simayat langsung bangkit seraya menjerit dengan ucapan “Allah”. Kejadian itu terjadi pada Hari Jumat,(26/07/2019)

BACA JUGA :  Mathur Husyairi Soroti Ketersediaan APD di Sejumlah Puskesmas di Jawa Timur

Diketahui laki-laki yang berpura-pura meninggal itu bernama Roby Anjal (38) warga asal Pontianak Kalimantan Barat, dirinya mengaku melakukan aksi mengejutkan itu karena sedang menjalani Ritual. Tak hanya itu Pria tersebut mengaku nekat melakukan kebohongan Publik karena sedang dililit hutang.

Kasubbag Humas Polres Sampang Ipda Eko Puji Waluyo mengatakan Berdasarkan penyidikan Pria ini mengaku karena sedang dililit hutang, disoal tentang nominal hutang si Roby pihaknya menyebutkan sekitar Rp 3 (Tiga) Jutaan.

BACA JUGA :  Diduga Ada Kongkalikong dan Jual Beli Jabatan, IMM Demo Kantor DPRD Sumenep

“Ya ternyata bohong, utangnya sekitar tiga jutaan lah” terang Eko via WhatsAp.Senin, (29/07/2019)

Menurut keterangan Mat Sahir salah seorang warga yang rumahnya tidak jauh dari rumah Roby membenarkan kejadian tersebut, ia membenarkan bahwa Mati Suri yang dilakukan Roby ternyata Bohong semata.

“Ya mas, ternyata bohong, dia tidak meninggal dunia. Katanya sih melakukan itu sedang ritual dan dililit Hutang saja.” Pungkas sahir.

BACA JUGA :  PP Miftahul Ulum Padukoan Adakan Program Ngaji Online Saat Wabah Covid19 Melanda

Atas kejadian tersebut dirinya harus berurusan dengan pihak yang berwajib guna dimintai keterangan.(Mp/Abi/red)