TPP Final Dihapus, Pemkab Pamekasan Semaunya Sendiri

  • Bagikan

PAMEKASAN, MaduraPost – Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur terkesan semaunya sendiri dan tidak berprikemanusiaan dalam memberikan keputusan terkait anggaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Sebab, TPP yang jelas-jelas sudah menjadi hak ASN itu saat ini dengan sengaja melabrak keputusan Kemendagri Nomor 900/860/SJ tahun 2021 sudah final dihapus oleh Pemkab Pamekasan yang hal itu Bupati Baddrut Tamam.

BACA JUGA :  Polsek Pakong Minta Kades Transparan Terkait Realisasi Program BLT Dana Desa

Menurut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Pamekasan Sahrul Munir mengatakan, kalau penghapusan TPP untuk refocusing.

“Sisa anggaran TPP sebesar Rp 63 miliar itu akan dialihkan untuk belanja-belanja lainya, seperti perbaikan infrastruktur,” jelasnya.

Kemudian disalah satu kesempatan, kepada awak media Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menjelaskan, bahwa apa yang dilakukannya itu sangat baik dan lebih mengutamakan rakyat.

BACA JUGA :  Mathur Husyairi Soroti Ketersediaan APD di Sejumlah Puskesmas di Jawa Timur

“Ya ASN itu harus merelakan TPP nya, karena kehidupan kita ASN itu sudah ditanggung Negara, sedangkan saat ini ekonomi sedang sulit,” dalihnya.

Sementara itu, salah seorang ASN sebut saja si Pulan mengatakan, bahwa satu-satunya Kabupaten di Madura yang berani mengambil sikap dan konsekuensi yang tidak berprikemanusiaan itu hanya di Pamekasan.

BACA JUGA :  Meningkat Drastis, Pasien Positif Covid-19 di Sampang Mencapai 49 Orang

“Ya kalau PNS yang gajinya utuh fine-fine aja, coba PNS yang gajinya minim apa tidak tambah bingung,” kesalnya, Selasa (16/3/2021).

Kemaren pembahasan TPP itu sudah final pembahasannya, bahwa TPP tahun ini ditiadakan karena anggarannya dialihkan ke kegiatan fisik semua.

“Pas bagaimana ini sebenarnya, sedangkan kerjanya full time, tapi hak kami malah ditiadakan,” keluh si Pulan.

 

  • Bagikan