Produk Kosmetik Berbahan Dasar Garam, Ide Kreatif PKK Pangarengan Sampang

  • Bagikan
Ketua TP-PKK Pangarengan Dini Ambarwati S.Psi, M.Pd beserta ibu Camat Pangarengan (Foto : Edit oleh Imron Muslim)

SAMPANG, MaduraPost – Julukan Pulau Garam sudah lama didengar sebagai nama lain dari pulau Madura, sebutan ini disandang karena banyaknya tambak garam yang tersebar di empat Kabupaten Madura.

Inilah yang memotivasi Dini Ambarwati S.Psi, M.Pd ketua TP-PKK sekaligus istri dari Kepala Desa Pangarengan kabupaten Sampang, untuk mengembangkan produk berbahan dasar garam di daerahnya.

Lewat kegiatan PKK yang di binanya, garam yang tadinya dikenal sebagai konsumsi dapur dibuat menjadi sesuatu yang bernilai jual tinggi. Saat ini setidaknya sudah ada tiga produk yang siap untuk dilempar ke pasar.

BACA JUGA :  Berkah Ramadhan, Karang Taruna Dempo Awang Dibantu Danramil Melakukan Panen Melon

“Kami bekerja sama dengan beberapa ahli di bidang kosmetik dan juga dibantu beberapa akademisi dari Universitas di Madura, saat ini kami sudah punya produk lulur garam, toner dan geraguh bumbu tabur khas pangarengan,” ujarnya ketika ditemui beberapa waktu lalu.

Perjalanan wanita cantik lulusan kampus ternama di Malang ini tidaklah mulus, banyak sekali rintangan yang dihadapinya untuk sampai pada tahap pengembangan produk ini.

BACA JUGA :  Proses Hukum Intimidasi Terhadap Wartawan Berlanjut, Polisi Periksa KaBiro Lacakpost

“Kurang lebih 15 tahun saya berjuang untuk Sampang, sekarang saya ingin memajukan daerah saya sendiri yaitu Pangarengan. Sebelum produk yang kami buat dipasarkan, saya secara pribadi mencoba sendiri supaya aman ketika digunakan orang lai,” lanjutnya.

Selain memajukan desa Pangarengan lewat produk UMKM, Dini juga sudah menyiapkan langkah untuk memperkenalkan daerahnya lewat kegiatan pariwisata.

BACA JUGA :  Ketahuan Mencuri Motor, Maling dihajar Warga di Sokobanah Sampang

“Lahan garam di Pangarengan ini sangat luas, saya optimis ke depannya akan banyak orang datang untuk wisata edukasi tambak garam. Disini orang dapat melihat panen garam secara alami dan tradisional dengan kualitas yang baik. Kami juga sudah berkomunikasi dengan beberapa tokoh desa, Alhamdulillah mereka siap support dan mendukung segala kegiatan selama itu positif dan untuk kemajuan Sampang pada umumnya,” tutupnya.

  • Bagikan