Polsek Pangarengan Layani Vaksinasi Tengah Malam 

  • Bagikan
Kapolsek Pangarengan bersama Danramil Pangarengan saat mendampingi warga dilakukan Vaksinasi.

SAMPANG, MaduraPost – Terobosan baru percepatan Vaksinasi dilakukan Kapolsek Pangarengan bersama Tenaga Kesehatan (Nakes) Bidan Desa Puskesmas kembali melayani Vaksinasi hingga larut malam, di Dusun Plasah, Desa Pangarengan, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur.

Ipda Sujiyono Kapolsek Pangarengan mengatakan, kegiatan Vaksinasi kembali digelar larut malam karena atas Perintah Forkopimda, Bupati, Sekdakab, Kapolres dan Dandim agar dimaksimalkan Bidan Desa di setiap Dusun, namun Bidan Desa itu lebih dekat hubungan emosional kepada masyarakat, hingga lebih muda melakukan vaksinasi.

BACA JUGA :  Jalan Amblas di Sokobanah Sampang Semakin Memprihatinkan

“Vaksinasi dilakukan disetiap Bidan Desa merupakan cara yang lebih baik ketimbang melakukan penyekatan dijalan, hingga masyarakat di paska untuk di Vaksin. Namun masyarakat merasa ketakutan, bahkan lebih bermartabat dan bermanfaat kepada masyarakat dilakukan Vaksinasi melalui Bidan Desa dan pendekatan,” kata Sujiyono, Jumat (05/11/2021).

Menurut Sujiyono, dengan adanya Bidan Desa masyarakat sudah tidak takut lagi karena mereka adalah Nakes sehari – harinya menerima keluhan dan masyarakat berobat dan masyarakat sakit langsung datang ke bidan desa, Bahkan mereka tidak takut untuk melakukan Vaksinasi.

BACA JUGA :  Di Sumenep Ibu Hamil dan Balita Dapat Bantuan 6 Juta, Triwulan Pertama Sudah Tersalurkan

“Makanya masyarakat yang dilakukan vaksinasi oleh bidan desa hingga tidak ragu lagi dan tidak takut untuk di vaksinasi,” jelas Sujiyono.

Masyarakat langsung datang ke Puskesmas bisa menghilangkan pekerjaan dan perlu biaya, bahkan berkorban waktu dan tenaga untuk ke Puskesmas jaraknya jauh hingga dari setiap dusun jadi kendala, dengan bidan melakukan vaksinasi semua masalah bisa teratasi. Bahkan masyarakat bisa datang sendiri yang mau melakukan vaksinasi di malam hari.

“Kami mempunyai inovasi baru bersama Kapala Desa serta para RT/RW dan Nakes yang ada di dusun mengajak untuk melakukan inovasi malam hari pada saat masyarakat sudah selesai pekerjaan dan tidak menggangu pekerjaan tidak mengurangi nafakah pendapatan gajinya,” beber Sujiyono.

BACA JUGA :  Usai Ikuti Festival Double Track, SMAN 1 Ketapang Intens Tanamkan Keterampilan Pada Siswa

Setelah melakukan vaksinasi mereka itu segera istirahat karena vaksinasi malam hari sangat strategis mereka sudah santai, hingga usai di vaksinasi langsung tidur, namun efek dari vaksinasi tersebut bisa teratasi dengan dibawa istirahat.

“Dengan tujuan percepatan Vaksinasi dilakukan di malam hari untuk mencapai target program Vaksinasi dari Pemerintah,” tandas Sujiyono.

  • Bagikan