PLN Lalai, Tiang Listrik di Desa Montorna Ancam Keselamatan Warga

  • Bagikan
Salah satu tiang listrik di Desa Montorna yang nyaris roboh dan mengancam keselamatan warga setempat (Mohammad Munir)

SUMENEP, MaduraPost – Perusahaan Listrik Nasional (PLN) Terkesan tutup mata terhadap kondisi tiang listrik yang nyaris roboh di Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.

Akibat rusaknya sejumlah tiang, jaringan arus listrik menjadi tidak normal, terutama di Dusun Bangsoka arah Pasar Klapayan pada sekira pada Bulan Mei dan di Dusun Montorna arah ke Utara.

Menurut Ahmad Junaidi selaku Kepala Desa Montorna, bahwa pihaknya sudah melaporkan hal tersebut kepada petugas PLT dan Juga sudah membuat aduan melalui Website resmi PLN.

BACA JUGA :  Profesi Ancam Pelapor Empat Media: Wartawan Rangkap Pengacara 

“Namun sampai detik ini belum ada tindakan dari pihak PLN. Sehingga kondisi atau posisinya nyaris roboh” jelasnya, Selasa (21/9/2021).

Lebih lanjut Ahmad mengatakan bahwa dirinya sangat khawatir dengan kondisi tiang yang statusnya sudah sangat darurat tersebut.

“Mirisnya, ketika salah seorang petugas PLN mengatakan kondisi tiang-tiang itu tidak darurat karena jauh dari rumah warga. Padahal kalau itu tidak secepatnya diperbaiki oleh pihak PLN, jelas keselamatan warga saya khususnya para pengguna jalan sangat terancam. Dan apabila tiang-tiang itu roboh maka masyarakatlah yang sangat dirugikan,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Jembatan Ambruk, Kepala Desa Aeng Merah Dianggap Tidak Tanggung Jawab

Atas nama Pemerintah Desa Montorna, Ahmad Junaidi meminta PT. PLN untuk segera memperbaiki tiang yang hampir roboh tersebut.

“Saat ini akses jalan menuju kedua lokasi tersebut kami terpaksa tutup sementara karena takut membahayakan yang lewat,” tambahnya.

Sementara itu, melalui hubungan WhatsApp-nya, pihak PT. PLN Persero Area Pamekasan yang akrab dipanggil Iyan mengatakan bahwa pihaknya akan membantu.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Sumenep Imbau Masyarakat Cermat dalam Memberikan Bantuan Kepada Warga Palestina

“Baik pak kami bantu sampaikan ke pihak terkait,” jawabnya singkat.

Sementara salah seorang dari PT. PLN Rayon Ambunten Pi’i menyatakan kalau pihaknya akan bertindak ketika sudah ada perintah dari pihak PT. PLN Pusat atau dari pihak PT. PLN Pamekasan.

“Saya akan memperbaiki atau bertindak kalau ada perintah dari PLN Pusat atau PLN Pamekasan,” tukasnya melalui hubungan telpon selulernya.

  • Bagikan