Petani Waswas, Harga Bawang Merah di Probolinggo Terus Merosot

  • Bagikan

PROBOLINGGO, MaduraPost – Di pertengahan bulan ramadhan, harga bawang merah di kabupaten probolinggo terus merosot, padahal stok bawang di pasar saat ini terlihat masih banyak, turunnya harga disebabkan ada bawang merah dari luar daerah masuk ke probolinggo.

Slamet (35), salah satu petani bawang merah asal desa sekarkare kecamatan dringu mengaku was-was jika nanti waktu panen harga bawang terus merosot, petani jadi sulit akan medapatkan untung

BACA JUGA :  Agen 46 Desa Pamoroh Berdekatan dan Terkesan Dimonopoli

“Petani akan mendapatkan untung jika harga bawang merah mencapai Rp.20.000 per kilogramnya, karna biaya operasional untuk perawatan sangat banyak,” ucapnya

Kepala UPT pasar bawang kabupaten probolinggo Sutaman mengatakan, ada bawang merah dari luar daerah masuk sehingga bawang merah
probolinggo harganya merosot sejak awal bulan ramadhan kemarin

“Ada bawang merah dari luar daerah masuk seperti dari bondowoso, brebes dan sulawesi jadi harga bawang merah probolinggo sendiri murah”, katanya
(25/04/2021).

BACA JUGA :  DPD KNPI Bersuara "Sumenep Kaya Dengan Migas Tapi Tetap Miskin"

Lanjut Sutaman, sebelum bawang dari luar daerah masuk harga bawang cukup stabil, bawang kecil Rp 15.000, bawang tanggung Rp.18.000 dan yang besar Rp 20.000 per kilogram nya.

Namun saat ini harga bawang merah kecil Rp 7000 sampai Rp 8000 per kilogram, harga bawang merah tanggung Rp 9000 sampai Rp 10.000 per kilogram, sedangkan harga bawang merah tanggung besar dihargai Rp 11.000 sampai Rp 13.000 per kilogram nya

BACA JUGA :  Perangkat Desa dan Penerima BLT-DD di Kabupaten Sampang Wajib Divaksin

“Merosotnya harga disebabkan beberapa wilayah sedang panen raya. Maka dari itu harga bawang di probolinggo turun ditambah daerah baru penghasil bawang juga bertambah dan sementara stok bawang merah di pasar sekitar 52 ton,” tandasnya

  • Bagikan