Pengisian Jeriken Diprioritaskan, SPBU Sotabar Diprotes Masyarakat

  • Bagikan
SPBU Sotabar di Kecamatan Pasean. (MaduraPost/Fatholla)

PAMEKASAN, Madurapost – Pengendara merek mobil L 300 di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, mengeluh dengan keberadaan pelayanan SPBU Sotabar di Desa Sotabar, Kecamatan Pasean. Sebab SPBU yang terletak di wilayah pantura ini ternyata lebih memprioritaskan konsumen pengisi jeriken plastik.

Asmari sopir mobil tersebut mengungkapkan, jika pengisian solar subsidi terhadap para pengecer yang mengunakan jeriken diakui sudah lumrah dilakukan pihak SPBU. Sehinga masalah tersebut wajar apabila banyak pengendara yang mengeluh.

BACA JUGA :  Bulog Distribusikan Beras Tidak Layak Konsumsi, Forum Lintas LSM Demo Kantor Bulog

“Pokonya setiap mau mengisi selalu antri, hal tersebut disebabkan karena faktor antrian pengisian solar ke jeriken,” kata Asmari, Rabu (5/1).

Sementara itu, Aktivis LSM Nusantara Amsirudin mempertanyakan, struktur kerja dan aturan penyaluran BBM subsidi, apakah para pengecer sudah dilengkapi surat rekomendasi.

Menurutnya BBM bersubsidi bukan untuk dijual bebas, sebagaimana Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 Tentang Penyediaan Pendistribusian.

BACA JUGA :  Susunan Pemain Kedua Kesebelasan Antara MADURA UNITED FC Vs BHAYANGKARA FC

“Sesuai Perpres solar subsidi tidak untuk dijual bebas, jika ada SPBU yang menjual bebas wajib ditindaklanjuti ke pertamina,” katanya.

Dia menambahkan bahwa ada enam usaha yang bisa mengunakan BBM susbidi yaitu usaha mikro, usaha perikanan, usaha pertanian dan transportasi.

“Enam usaha itu bisa menikmati solar subsidi, namun diwajibkan harus ada rekomendasi dari pemerintah setempat,” pungkasnya.

  • Bagikan