Penegak Hukum Disebut Mandul, FKMS Demo Polres Sumenep 

  • Bagikan
AKSI DEMONSTRASI : FKMS saat gelar aksi demonstrasi ke Mapolres setempat tentang kasus korupsi Gedung Dinkes. (M. Hendra. E)

SUMENEP, MaduraPost – Lagi-lagi mahasiswa yang tergabung dalam Front Keluarga Mahasiswa Sumenep (FKMS) gelar demo ke Mapolres Sumenep, Madura, Jawa Timur. Selasa, (27/10/2021) pagi.

Tak gentar menyuarakan kebenaran, FKMS terus menyoal kasus korupsi pembangunan Gedung Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep yang bergulir hingga tahun 2021. Enam tahun kasus ini mondar mandir di Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Polres Sumenep membuat mahasiswa geram.

BACA JUGA :  Dugaan Penyimpangan BLT-DD di Desa Montorna, Warga : Saya Hanya Menerima Satu Kali

Mahasiswa mempertanyakan mengapa tersangka belum kunjung ditahan, hingga penegak hukum tak berkutik dan bisa apa. Massa aksi menuding jika koruptor terus bebas berkeliaran.

“Sudah lama kasus ini berjalan lama. Polres dan Kejari Sumenep seolah-olah lempar tanggungjawab. Atau memang sengaja dilenyapkan. Masyarakat ingin tahu jawabannya, sejauh mana pengawalan dugaan korupsi Gedung Dinkes. Padahal ini kasus pidana, ini seakan ada drama,” teriak orator aksi, Maksudi, Selasa (26/10).

BACA JUGA :  Terpidana Kasus Korupsi Moh Nuri Akhirnya Dipenjara

Mahasiswa berjanji, akan meneror Polres dan Kejari Sumenep setiap hari. Satu Minggu dari hari ini FKMS akan kembali menanyakan kasus tersebut.

“Kami ingin mempertegas, kasus ini harus cepat diselesaikan. Berapapun nominal korupsinya, masyarakat ingin cepat tahu. Polres Sumenep dalam hal ini kita katakan mandul dalam menyikapinya,” jelasnya.

“Inilah bukti auntektik, aparat penegak hukum tidak serius menangani kasus besar ini. Arahan terakhir berkas yang dikirimkan Kejari kepada Polres terkait pemeriksaan tim ahli. Tapi hari ini katanya masih akan melakukan pemeriksaan tim ahli,” sambungnya.

BACA JUGA :  Kedapatan Bawa Sabu, Polsek Pakong berhasil Bekuk Pria Asal Sampang Di Area SPBU Pakong

Sementara itu, KBO Reskrim Polres, IPTU Edi Sumarno, saat menemui mahasiswa menyatakan, jika kasus tersebut telah sampai pada pemeriksaan tim ahli di Tulungagung.

“Kasus ini sudah sampai dipemeriksaan tim ahli, hari ini di Tulungagung,” ucapnya di depan mahasiswa.

  • Bagikan