Pemilik Rokok Ilegal Merek NiCE dan ST Akui Punya 1 Mesin

Avatar
Rokok Ilegal Merek NiCE dan ST Milik HS (Mohammad Munir)

PAMEKASAN, MaduraPost – Setelah ramai diperbincangkan oleh beberapa kalangan dan diberitakan beberapa Media Online, pemilik rokok ilegal merek ST dan NiCE angkat bicara.

Kepada Syauqi selaku Ketua Aliansi Pemuda Peduli Rakyat (ALPART) saat dikonfirmasi inisial HS (pemilik rokok merek NiCE dan ST) seolah mengakui kalau kedua rokoknya tersebut tidak bercukai (ilegal).

BACA JUGA :  Wali Siswa SMKN 1 Mengeluh,Sumbangan Renovasi Pagar Sekolah Menjadi Beban

“Saya punya 1 mesin bos, berapa sih kekuatan mesin yang udah tua seperti punya saya,” kata HS melalui hubungan via WhatsAppnya kepada Syauqi, Rabu (16/6) kemaren.

Ia juga menyampaikan, kalau pada beberapa waktu yang lalu pihak Bea dan Cukai Madura telah melakukan sidak ke tempatnya (PR rokok ilegal merek NiCE dan ST, red)

BACA JUGA :  Muda-Mudi di Sumenep Lakukan Perbuatan Tidak Senonoh di Area TB

“Kata siapa ada pembiaran dari Bea dan Cukai Madura, buktinya minggu kemaren saya kena sidak,” ngakunya.

HS juga mengungkapkan, kalau perusahaan-perusahaan rokok ilegal di Pamekasan yang punya mesin lebih dari satu banyak.

“Yang punya mesin lebih dari 1 unit itu puluhan orang bos,” ungkapnya.

Diberitakan oleh Media ini sebelumnya, bahwa hingga kini Bea dan Cukai Madura seolah terbujur kaku untuk melakukan penindakan tegas dan konkrit kepada pengusaha rokok ilegal merek NiCE dan ST yang diketahui sudah lama beredar ditengah-tengah masyarakat Pamekasan bahkan di luar Madura.

BACA JUGA :  PMII STKIP PGRI Sumenep Lakukan Pemotongan Tumpeng Saat Acara Peresmian Kantor Sekertariat