Pelukan Mesra Bupati Sampang Bikin Buyar Peserta Aksi yang Menunggu Hingga Larut Malam

  • Bagikan
Hasil Tangkapan Layar Dari Video Saat Bupati Sampang Menemui Peserta Aksi Didepan Kantornya

SAMPANG, MaduraPost – Massa aksi dari Aliansi Masyarakat Sampang (AMS) tetap bertahan di depan kantor Pemerintah Daerah menunggu Bupati Sampang hingga larut malam.

Mereka berjanji tidak akan membubarkan diri sebelum bertemu dengan Bupati Sampang Untuk menyampaikan tuntutannya terkait pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten Sampang.

Meski sempat ditemui oleh H.Abdullah selaku Wakil Bupati Sampang, namun peserta aksi tetap menunggu Bupati yang informasinya sedang ada agenda ke Jakarta.

BACA JUGA :  Kedapatan Bawa Narkoba Jenis Sabu, Warga Desa Matanair Rubaruh Dibekuk Satresnarkoba Polres Sumenep

Massa aksi yang bertahan di Depan Pemda hingga larut malam akhirnya langsung ditemui Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi sekira jam 23.00 WIB.S

Sambil merangkul pundak salah satu korlap aksi, Bupati Sampang mengatakan bahwa dirinya baru pulang dari Jakarta setelah bertemu dengan ketua BPK dan langsung pulang untuk menemui para peserta aksi.

BACA JUGA :  Aliran Listrik di Madura Mati Total, Tidak Ada Keterangan Resmi Dari PLN

Dihadapan para korlap, H.Idi berjanji akan menerima semua aspirasi yang berkaitan dengan kemajuan dan pembangunan kabupaten Sampang.

“Saya siap membahas tentang Pilkades dan pembangunan di Kabupaten Sampang. apapun yang mau dibahas kita bahas bersama tapi dengan cara yang baik,” tandas H idi.

Meski belum menyampaikan tuntutan karena waktu yang sudah larut, Namun para peserta aksi membubarkan diri setelah satu persatu dari para korlap mendapat pelukan hangat dari orang nomor satu di Kabupaten Sampang.

BACA JUGA :  Wisata Hutan Kera Nepa Ditutup, Beberapa Pengunjung Masih Nekat Masuk

Sementara itu, H. Mino selaku koordinator Aksi mengatakan bahwa tidak dibacanya tuntutan karena waktu yang dianggap kurang etis.

“Kami akan kordinasi dengan saudara – saudara, terutama dengan koordinator. kita akan melakukan pertemuan dengan Bupati untuk membacakan tuntutan baik itu di publik atau melalui Zoom,” Kata H Mino.

  • Bagikan